Tampilkan postingan dengan label Materi Matematika Kelas XI. Tampilkan semua postingan

Pernahkah kalian berpikir bagaimana cara bank menghitung tambahan uang dari tabungan kita setelah beberapa bulan, atau bagaimana perhitungan total pinjaman yang harus dikembalikan seseorang? Dalam dunia keuangan, konsep dasar yang digunakan untuk menghitung hal tersebut adalah Bunga Tunggal.

Memahami materi bunga tunggal tidak hanya penting untuk mencapai kelulusan pada mata pelajaran Matematika, tetapi juga merupakan bekal literasi keuangan (financial literacy) yang sangat krusial bagi kehidupan kalian sehari-hari dan di masa depan.

Melalui bahan ajar ini, kalian akan diajak untuk memahami konsep dasar suku bunga dan periode waktu, membedakan perhitungan bunga berdasarkan durasi, hingga mahir menerapkan rumusnya untuk menyelesaikan permasalahan keuangan nyata.

Bacalah bahan ajar ini dengan cermat, pahami contoh soalnya, dan latihlah kemampuan kalian melalui soal-soal latihan yang telah disediakan. Selamat belajar dan tetap semangat!




Bunga Tunggal

1. Perkalian Skalar dengan Matriks

Dalam aljabar matriks, bilangan real k sering disebut sebagai skalar. Oleh karena itu perkalian real terhadap matriks juga disebut sebagai perkalian skalar dengan matriks.

Sifat-sifat:
IA=A
(k+l) A=kA + kA
k(lA) = (kl)A, k dan l merupakan scalar

Sifat-sifat perkalian skalar dengan matriks

  • IA=A
  • (k+l)A=kA+lA
  • k(lA)=(kl)A, k dan l merupakan skalar
contoh perkalian skalar dengan matriks

2. Perkalian Dua Matriks
Selain dengan bilangan skalar, matriks dapat dikalikan dengan sesama matriks, perkalian antara matriks lebih sedikit rumit daripada menyelesaikan perkalian matriks dengan skalar.

Perkalian matriks hanya dapat dilakukan jika jumlah kolom disuatu matriks sama dengan jumlah baris pada matriks lainnya yang akan dikalikan. Mislanya, sauatu matriks memiliki 2 kolom. Maka matriks tersebut hanya bisa dikalikan dengan matriks lain yang meiliki 2 baris. Perkalian matriks dilakukan dengan mengalikan setiap elemen kedua matriks. Elemen pada kolom 1 matriks pertama akan dikalikan dengan elemen pada baris 1 matriks kedua. sehingga, rumus perkalian matriksnya menjadi : (untuk memudahkan/mengingat cara mengalikan matriks ingat kata "BASKOM" yang akronim dari baris kali kolom).


contoh : 




Daftar Pustaka
Buku Matematika K13. Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Edisi Revisi 2017

Perkalian Skalar dengan Matriks dan Perkalian Dua Matriks

Konsep pengurangan pada matriks sama halnya dengan penjumlahan pada matriks, yaitu dengan cara mengurangkan elemen yang letaknya sama atau seletak. Salah satu syarat yang harus dipenuhi juga sama, yaitu memiliki ordo yang sama. Hanya saja pada pengurangan tidak berlaku sifat-sifat seperti halnya penjumlahan. Adapun contoh soal pengurangan matriks adalah sebagai berikut.

contoh : 

Diberikan matriks A dan B sebagai berikut

Tentukan A - B:

Jawab: Matriks A - Matriks B, Maka

Untuk sifat-sifat matriknya adalah jika Matriks A dan Matriks B merupakan matriks dengan ordo yang sama,maka berlaku sifat pengurangan, yaitu:
  1. A - A = O, dengan O adalah matriks nol
  2. Identitas : A - O = A
  3. (A- B)^t = A^t - B^t
Contoh soal dan pembahasan
Jika matriks X - Z, maka tentukanlah matriks Z!
















Operasi Matriks : Pengurangan matriks

►

- Copyright © Enjoy Mathematics_Ajat Sudrajat - Blogger Templates - Powered by Blogger - Designed by Johanes Djogan -