Tampilkan postingan dengan label PembaTIK 2020. Tampilkan semua postingan

PembaTIK kepanjangan dari Pembelajaran berbasis TIK, merupakan program Peningkatan Kompetensi TIK guru yang mengacu pada kerangka kerja peningkatan kompetensi TIK Guru UNESCO. Standar kompetensi TIK ini terdiri dari 4 Level, yaitu level literasi, implementasi, kreasi, dan berbagi dan berkolaborasi (4i leveling). Pelaksanaan pembatik dimulai dari bulan Juli sampai akhir bulan oktober. (dilansir dari : https://simpatik.belajar.kemdikbud.go.id/pembatik ).

Pengumuman level 4 PembaTIK 2022 telah ditunggu-tunggu oleh peserta PembaTIK  Level 3, kenapa bisa ditunggu-tunggu sekali? iya, karena pada level 4 merupakan level terakhir dari bimtek PembaTIK dan pesertanya hanya dipilih 30 orang dari setiap provinsinya. Akhirnya, pengumuman itupun tiba, tepatnya tanggal 10 Oktober 2022 dan alhamdulillah saya terpilih untuk mengikuti PembaTIK level 4 dan ini merupakan tahun ke dua saya masuk atau terpilih mengikuti bimtek level 4, kenapa sih, saya mengikuti kembali bimtek ini padahal tahun 2020 sudah pernah mengikuti. Pertama dari segi materi yang disampaikan selalu berbeda tiap tahun tentunya akan sesuai dengan kebutuhan guru untuk meningkatkan kompetensi TIKnya. Kedua, dengan mengikuti PembaTIK dapat menyambung tali silaturahmi dan berbagi praktik baik serta berkolaborasi dengan guru-guru hebat yang merupakan perwakilan dari beberapa kabupaten di Lampung dan masih sangat banyak lagi manfaat-manfaat mengikuti bimtek PembaTIK.

Selaras dengan manfaat-manfaat yang diperoleh dengan mengikuti Bimtek PembaTIK, saya juga mendapat dukungan dari Kepala SMAN 1 Katibung yaitu Bapak Idhamsyah, S.Pd.,M.Pd. Beliau menuturkan mendukung saya untuk mengikuti bimtek Pembatik Level 4 kemudian beliau juga mendukung saya untuk menikuti seleksi pemilihan Duta Rumah Belajar 2022, Kemudian mendukung penggunaan produk-produk  platform dari Pusdatin. Semoga dengan bekal dukungan dari Kepala Sekolah menambah motivasi untuk saya agar lebih baik lagi mengikuti PembaTIK Level 4. 

Terima kasih kepada Kepala Sekolah SMAN 1 Katibung dan Pusdatin serta Rumah Belajar yang telah memberikan kesempatan kepada saya untuk lebih meningkatkan kompetensi TIK. Semoga dapat memberikan manfaat untuk saya pribadi dan untuk semuanya dalam proses pembelajaran.

"Berkolaborasi dan Bertransformasi Menumbuhkan Ekosistem Digital Menuju Merdeka Belajar".


Video dukungan dari Kepala Sekolah SMAN 1 Katibung:






Masuk 30 Besar Guru Selampung di Level 4 PembaTIK : Kepala Sekolah SMAN 1 Katibung Memberikan Dukungan

Assalamu'alaikum

Sekitar Awal bulan Maret  tahun 2020 sampai sekarang Indonesia dilanda oleh wabah virus yang mematikan, bahkan bukan di Indonesia saja melainkan di seluruh dunia, merebaknya virus ini telah merubah gaya hidup (life style) masyarakat Indonesia. Apalagi sejak himbauan social and psycal distance sampai pada Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) diterapkan oleh pemerintah, maka praktis terjadi perubahan yang signifikan. Salah satunya yang terdampak langsung adalah dunia pendidikan. Dimulai dari istilah work from home bagi tenaga pendidik, belajar secara daring, sampai belajar dari rumah/pembelajaran jarak jauh (PJJ) yang sangat mengandalkan teknologi. Dalam pembelajaran pun guru dituntut untuk dapat mensesuaikan dengan pembelajaran daring. Ijinkan saya berbagi tentang skenario pembelajaran inovatif yang terintegrasi portal rumah belajar dengan menggunakan model pembelajaran flipped classroom.

        Flipped classroom adalah salah satu model atau metode belajar yang meminimalkan pengajaran langsung dari guru dimana dalam proses belajarnya siswa mempelajari materi pelajaran terlebih dahulu di rumah sedangkan kegiatan belajar mengajar di kelas hanya berupa pengerjaan tugas berdiskusi tentang materi atau masalah yang belum dipahami saat belajar di rumah Konsep model belajar flipped classroom pada dasarnya adalah// apa yang dilakukan di kelas pada pembelajaran konvensional dikerjakan di rumah sedangkan pekerjaan di rumah pada pembelajaran konvensional diselesaikan di kelas. Nah, karena sekarang masih dalam kondisi pandemic covid 19, sehingga tidak memugkinkan adanya tatap muka, kegiatan belajar dan mengajar serta kegiatan singkonus dan Asingkronus dilakukan lewat daring. Metode flipped classroom dibagi menjadi tiga kegiatan yaitu sebelum kelas dimulai (pra kelas), saat kelas dimulai, dan setelah kelas berakhir (pasca kelas).

Adapun alat yang digunakan adalah cukup laptop dan handphone yang terkoneksi internet dan media pendukungnya saya gunakan adalah WA group, Google Classroom, zoom, dan tentunya portal rumah belajar yaitu fitur sumber belajar , BSE dan bank soal. 

Berikut ini adalah skenario pembelajarannya.

Tahap Persiapan  Guru Membuat perangkat pembelajaran  berupa  RPP, LKPD  dan Bahan Ajar yang didownload dari sumber belajar.

Tahap Asingkronus

Tahap pendahuluannya adalah  Guru dan Peserta didik saling memberi  salam lewat WA Group Guru mengecek kehadiran peserta didik dengan memberikan link google form pada Google Classroom yang telah disiapkan sebelum pembelajaran kemudian Guru menyampaikan tujuan dan manfaat pembelajaran tentang topik yang akan diajarkan lewat  Google Classroom  Selanjutnya  Peserta didik menyaksikan video pembelajaran di sumber belajar portal rumah belajar.

Tahap Singkronus

Tahap selanjutnya adalah kegiatan tatap maya, kegiatan ini untuk mengkonfirmasi dan berdiskusi dari kegiatan asingkronus.Setelah kegiatan diskusi berakhir  guru memberikan tautan link tugas berupa soal yang diakses di bank soal pada portal rumah belajar.

Kemudian pada Tahap Penutup setelah waktu pengerjaan habis guru dan peserta didik melakukan refleksi pembelajaran saat pada zoom dan guru menyampaikan penugasan melalui GoogleClassroom  serta meminta peserta didik mengirimkan LKPD yang telah dikerjakan dengan cara menguplode pada google classroom kemudian  Guru menyampaikan rencana pembelajaran pada pertemuan berikutnya serta ditutup dengan salam, kegiatan ini disebut juga dengan pasca kelas  pada flipped classroom.

Itulah skenario pembelajaran daring menggunakan model pembelajaran flipped Classroom, semoga bermanfaat, dan mohon maaf jika ada kesalahan. Terima kasih


Link Youtube (Vlog) : https://youtu.be/mO13DNd5aYk 


Berbagi: Pembelajaran Inovatif Terintegrasi Portal Rumah Belajar Dengan menggunakan Flipped Classroom

 Assalamu'alaikum

Pandemi covid 19 di Indonesia masih belum tahu kapan akan berakhir, sekolah-sekolah masih melakukan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ), banyak keluhan yang dirasakan mulai dari peserta didik sampai ke wali peserta didik. keluhan tersebut diantaranya adalah pembelajaran daring membutuhkan banyak kuota untuk melakukan belajar dan pembelajaran. apalagi jika sekolah yang berada di pedesaan dan taraf ekonomi keluarga yang menengah kebawah membuat alasan semakin kompleks. Alhamdulillah, untuk memecahkan masalah yang berkaitan dengan kuota, kemdikbud memberikan solusi yaitu dengan memberikan bantuan kuota ke pendidik dan peserta didik, adapun rincian besar kuota dikutip dari https://kuota-belajar.kemdikbud.go.id/ menjelaskan untuk peserta didik jenjang Paud sebesar 20 GB/bulan, peserta didik jenjang pendidikan dasar dan menengah sebesar 35/bulan, pendidik jenjang Paud dan pendidikan dasar dan menengah sebesar 42 GB/bulan, dan Dosen dan mahasiswa sebesar 50GB/bulan dengan adanya bantuan tersebut kami tidak menyia-nyiakan untuk digunakan untuk pembelajaran, pada kali ini penulis mencoba melakukan uji coba kuota yang diberikan oleh kemdikbud dengan melakukan pembelajaran dengan zoom. nah, pada kesempatan ini juga penulis melakukan sosialisasi rumah belajar. berikut dokumentasinya.


gambar 1. Uji coba bantuan kuota dan sosialisasi rumah belajar



ini adalah pengalaman saat uji coba pemanfaatan bantuan kuaota belajar. akhirnya mohon maaf jika dalam tulisan ini masih kurang baik dan ada kekeliruan. 

Link:belajar.kemdikbud.go.id





,p

Uji coba Kuota Belajar dari Kemdikbud sekaligus sosialisari Rumah Belajar

 Assalamu'alaikum Wr. Wb

Alhamdulillah, tiada hentinya selalu terucap atas nikmat yang telah diberikan oleh Allah SWT. Karena nikmat tersebut saya masih diberikan kesempatan untuk berbagi ilmu dalam rangka PembaTIK 2020 level 4. Pada kesempatan kali ini juga yang merupakan tulisan pertama dalam blog ini, saya akan berbagi kegiatan tentang Pengenalan  Rumah Belajar dan membuat video pembelajaran menggunakan kinemaster. Kegiatan ini, karena kebutalan saya sedang PPG jadi sekaligus bisa berbagi dengan kawan-kawan yang sedang PPG. Walaupun peserta yang ikut belum banyak yang bisa ikut karena kendala dengan sinyal sehingga keluar masuk pada room, tapi ini merupakan pengalaman yang berharga bagi saya karena merupakan pengalaman pertama bisa berbagi dengan teman-teman seperjuangan secara daring. 

Adapun kegiatannya dimulai dengan pengenalan Rumah Belajar dan dilanjutkan membuat video pembelajaran menggunakan kinemaster. Berikut adalah dokumentasi kegiatannya.


Dokumen 1. Pengenalan Portal Rumah Belajar


Dokumentasi 2. Peserta/Mahasiswa PPG

 
Dokumentasi 3. Pembuatan Video Pembelajaran

Terima kasih kepada teman-teman seperjuangan yang ikut dalam pengenalan Portal Rumah Belajar dan membuat video pembelajaran menggunakan kinemaster, mohon maaf jika masih banyak kesalahan dalam penulisan ini.

Semangat berbagi!!!

#rumahbelajar

#pusdatinkemdikbud

#dutarumahbelajar

#sahabatrumahbelajar

#pembaTIK2020

#pembatiklevel4

#guruberbagi

#gurupenggerak

Link Portal Rumah Belajar :https://belajar.kemdikbud.go.id/


Pengenalan Portal Rumah Belajar dan Membuat Video Pembelajaran Menggunakan "Kinemaster" bersama Mahasiswa PPG Daljab 2020

- Copyright © Enjoy Mathematics_Ajat Sudrajat - Blogger Templates - Powered by Blogger - Designed by Johanes Djogan -