Selasa, 08 September 2026

Sejarah dan Kajian Ilmu Ekonomi

Istilah ilmu ekonomi berakar dari bahasa Yunani oikonomikos yang berarti 'pengelolaan ladang', sebuah konsep yang pertama kali dicetuskan oleh filsuf Xenophon untuk menggambarkan cara memenuhi kebutuhan keluarga dan warga kota (polis). Seiring berjalannya waktu, manusia dipahami sebagai homo economicus, yaitu makhluk ekonomi yang senantiasa berupaya memenuhi kebutuhan hidup dan mencapai kepuasan di tengah keterbatasan alat pemuas yang tersedia. Kehidupan manusia tidak pernah terlepas dari kegiatan ekonomi, mulai dari aktivitas produksi seperti nelayan melaut, petani bersawah, penebangan kayu, dan pengolahan kertas di pabrik, hingga tindakan konsumsi harian seorang pelajar saat membeli alat tulis maupun menggunakan moda transportasi.

Peradaban manusia dalam memenuhi kebutuhan terus mengalami transformasi, mulai dari fase berburu, bercocok tanam dan beternak, hingga menerapkan sistem barter. Namun, sistem barter memiliki kelemahan mendasar karena ketiadaan satuan ukur nilai yang jelas sehingga berpotensi menimbulkan ketidakadilan, serta sulitnya menemukan kesesuaian kebutuhan antarindividu (double coincidence of wants). Permasalahan tersebut mendorong ditemukannya uang sebagai satuan alat hitung dan media pertukaran yang sah, sehingga proses transaksi perdagangan barang dan jasa menjadi jauh lebih efektif dan efisien.

Perkembangan ilmu ekonomi sebagai disiplin ilmu yang sistematis dan holistik ditandai oleh terbitnya karya terkemuka Adam Smith berjudul Wealth of Nations pada tahun 1776. Berkat gagasan besarnya mengenai teori Invisible Hand, Adam Smith kemudian dinobatkan sebagai Bapak Ilmu Ekonomi. Pada hakikatnya, ilmu ekonomi hadir untuk mempelajari upaya manusia dalam mengalokasikan sumber daya yang terbatas demi memenuhi kebutuhan hidup yang tidak terbatas. Fenomena kelangkaan inilah yang menjadi hambatan utama sekaligus pendorong lahirnya ilmu ekonomi, yang memaksa setiap individu untuk mengambil keputusan dan menentukan pilihan skala prioritas secara rasional dalam kehidupan sehari-hari.

Latihan!

1. Secara etimologi, istilah ilmu ekonomi berasal dari bahasa Yunani oikonomikos yang pertama kali dicetuskan oleh Xenophon. Makna harfiah dari istilah tersebut pada masa peradaban Yunani Kuno adalah... A. Pengelolaan keuangan negara

B. Pengelolaan ladang

C. Pembagian kerja masyarakat

D. Perdagangan barang dan jasa

E. Pengalokasian modal usaha

2. Faktor-faktor yang menyebabkan sistem barter akhirnya ditinggalkan dan digantikan oleh penggunaan uang adalah...(Jawaban benar dapat lebih dari satu)

  • [ ] A. Tidak tersedianya bahan baku untuk membuat barang produksi secara massal.
  • [ ] B. Ketiadaan satuan ukur nilai yang jelas antarbarang sehingga berpotensi menimbulkan ketidakadilan.
  • [ ] C. Kesulitan menemukan kesesuaian kebutuhan secara bersamaan antarindividu (double coincidence of wants).
  • [ ] D. Kehadiran uang memberikan kepastian satuan alat hitung sehingga transaksi menjadi lebih efektif dan efisien.




Leave a Reply

Subscribe to Posts | Subscribe to Comments

- Copyright © Enjoy Mathematics_Ajat Sudrajat - Blogger Templates - Powered by Blogger - Designed by Johanes Djogan -